Secaramedis, shalat yang demikian menyebabkan seseorang memiliki ketahanan tubuh yang baik. Penderita gangguan jiwa di RSJD Surakarta pada tahun 2009 sebanyak 2.420 pasien dengan presentasi hunian 74%. Tahun 2010 sebanyak 2.560 pasien dengan presentasi hunian 84,49%. Tahun 2011 sebanyak 2.605 dengan presentasi hunian 75,6%. 3 Pada saat memasang linen bersih, bentangkan linen diatas tempat tidur, jangan dikibaskan. 4. Jangan menempatkan linen kotor pada tempat tidur klien, meja, atau peralatan klien lainnya. 5. Saat memasang linen/alat tenun pada tempat tidur klien, gunakan cara yang efektif dan gunakan pada satu sisi dulu setelah selesai baru pindah ke sisi lain. 6. Perawatmenempatkan pispot pada tempat yang amandan ditutup. Perawat membersihkan daerah anus dan bokong dengan kertas toilet,bersihkan dengan air hangat, sabun, waslap dan mengeringkan dengan handuk bawah. Perawat membantu pasien untuk memakai pakaian bagian bawah. Perawat mengganti pakaian atau alat tenun yang kotor. Hallotemen-temen Bagaimana kabar kalian hari ini? kami harap kalian selalu sehat, semangat, dan bahagia dimanapun berada. Kami kembali lagi untuk mengupl pasiendiberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan. Pelaksanaan. 1. Sama dengan mengganti dan memasang alat tenun pada tempat tidur tanpa pasien diatasnya tetapi dikerjakn secara bergilir, pada sisi kiri dan kanan tempat tidur. 2. Selimut dan bantal yang tidak perlu diganti, diletakkan diatas kursi atau bangku. 3. Alatbersuci perlu disediakan yang mudah dan terjangkau bagi pasien, pengingat waktu sholat atau kumandang azan haruslah terdengar oleh pasien, sebagian besar pasien akan melaksanakan sholat di tempat tidur sehingga perlu ada jaminan bahwa alas tempat tidur pasien suci dari najis, arah kiblat semestinya tersedia di setiap kamar perawatan maupun I Syarat-syarat Tempat Tidur (TT) secara umum : 1. Individu harus dengan mudah masuk & keluar baik dengan bantuan maupun sendiri. 2. Keamanan harus terjamin meskipun dengan beberapa alat bantu. 3. Pasien/penghuni harus dengan Caramembuka jalan napas yang dianjurkan adalah angkat dagu tekan dahi. Pastikan juga mulut korban bersih, tidak ada sisa makanan atau benda lain yang mungkin menyumbat saluran napas Letakkan kembali penderita diatas tandu dengan satu perintah yang tepat. 9. Jika akan berjalan tanpa memakai tandu, dari langkah no 6 teruskan dengan Tindakanini dilakukan sebagai hal untuk dapat memenuhi tugas labskill atau KDTK. Tindakan ini dilakukan oleh siswa siswi SMK PERSADA KUNINGAN sesuai kelompo SOPMEMANDIKAN PASIEN Definisi Memandikan pasien ditempat tidur merupakan tindakan perawat dalam memandikan pasien diatas tempat tidur. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan tindakan memandikan pasien diatas tempat tidur. Persiapan Alat 1 stel pakaian bersih Waskom mandi 2 buah berisi air hangat dan air dingin 8H5Ac. A . Pengertian Merupakan suatu tindakan menggantikakn alat tenun yang kotor dengan yang bersih pada tempat tidur pasien dengan pasien di atasnya. B. Tujuan Untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tenang dan nyaman. Untuk menghilangkan hal yang dapat mengiritasi kulit dengan menciptakan alat tidur dan selimut yang bebas dari kotoran atau lipatan. Untuk meningkatakn gambaran diri dan harga diri klien dengan menciptkan alat tidur ynag bersih, rapi dan nyaman. Untuk mengontrol penyebab mikroorganisme C. Prinsip – Prinsip Mengganti Alat Tenun Menjaga alat tenun lama agar jauh dari perawat Jangan mengibaskan alat tenun lama karena dapat menyebarkan mikroorganisme lewat udara infeksi. D. Alat Sprei atau laken Stakelaken Perlak Selimut Sarung bantal Tempat alat tenun kotor E. Prosedur Kerja Menjelaskan kepada pasien bahwa tempat tidurnya akan dirapikan Menyiapkan alat secara ergonomic Mencuci tanan dengan sabun dan air mengalir, kemudian membersihkannya dengan handuk bersih Mengatur posisi pasien untuk miring membelakangi petugas Mengambil selimut dan bantal pasien lihat keadaan umum pasien Melepas perlak, steklaken, laken atau sprei dari tempat tidur pasien yang dekat dengan petugas dan menggulungnya ke arah tubuh pasien Memasang sprei bersih pada bagian yang dekat petugas dengan garis tengah lipatan tepat di tengah kasur. Memasukan sprei bagian kepala ke bawah kasur Memasukan sprei bagian kaki ke bawah kasur Melipat sprei pada sudut sudut tempat tidur membentuk sudut 45 derajat Memasukan sprei bagian samping yang dekat petugas ke bawah kasur Memasang perlak di tengah pada bagian yang dekat dengan patugas Memasang steklaken di atas perlak pada bagian yang dekat dengan. Petugas Memasukan sisi perlak dan steklaken bagian samping yang dekat petugas ke bawah kasur Memposisikan pasien miring kearah petugas Mengambil sprei, steklaken dan perlak dari tempat tidur dan memasukan ke tempat alat tenun kotor Menarik sprei, steklaken yang bersih ke sisi pasien yang jauh dari petugas Memasang sarung bantal dan meletakan di bawah pasien Melipat selimut menjadi empat bagian secara terbalik Memasukan lipatan teratas ke bawah lasur Memasang selimut ke pasien Membereskan alat Memcuci tangan dengan sabun dan air mengalir kemudian keringkan dengan handuk bersih